Kamis, 27 November 2014

Wednesday, 26 November 2014

Setiap hari selalu merasa sakit seperti ini…Sakit kepala sebelah ini adalah migrain yang menyiksa, sudah beberapa hari ini, mungkin hampir seminggu migrain nya tidak sembuh juga L
Sekarang mata ini lagi yang bermasalah. Mataku emang minus dan sekarang aku belum pernah merasakan sakit didaerah pelipis mata. Sakit sekali rasanya. Otak pun bahkan ga bisa dipakai buat berpikir. Berpikir sedikit saja migrain bakalan datang menyerang lagi L
Obat migrain pun sudah tidak mempan melawan sakitnya…
Yasudahlah…aku menulis bukan untuk curhat masalah migrain aku kok…aku pengen curhat
Waktu pernikahan itu semakin dekat. Sekitar 1 bulan lagi dan semua persiapan belum ada sama sekali. Aku hanya merasa tidak bersemangat untuk melakukan komitmen ini. L
Apa aku siap? Pertanyaan itu selalu hadir. Apa aku yakin memilih dia untuk jadi imamku kelak? Apa dia akan bersikap baik padaku setelah aku menjadi istrinya? Tapi nyata nya aku sendiri belum bisa menjawab pertanyaan untuk diriku, apa aku bisa jadi seorang istri yang baik? Apa aku bisa membuatnya bahagia? Apa aku bisa hidup dalam suka maupun duka bersama nya?? Apa aku bisa untuk tidak mengeluh dengan segala cobaan yang akan menimpa kami??
Faktanya aku masih ingin sendiri dulu…Aku ingin menikmati hidupku. Aku belum siap L
Aku ingin melakukan segala sesuatu dengan sendiri. Aku ingin mengunjungi semua pantai dan lautan yang ada di Indonesia bahkan kalau bisa sampai keLuar negeri…Aku ingin melihat salju dengan kesendirian. Aku ingin travelling keluar Negeri sendirian. Tak perlu ditemani…Aku masih ingin menemui beberapa orang baru lagi dihidupku…
Bukan menjadi seorang istri yang penurut, diam dirumah dan melakukan kegiatan Ibu Rumah tangga yang semestinya, Aku masih punya beberapa mimpi yang harus kuselesaikan. Dengan menjadi seorang istri semua mimpiku akan Lenyap! Aku tak mau itu.
Aku tak ingin ada pertengkaran sepasang suami istri yang sangat menyebalkan… Aku tak ingin harus ada perdebatan dengan anggaran rumah tangga. Aku tak ingin harus selalu menangis sendirian ketika bermasalah dengannya.
Oh astaga! Tak seharusnya aku berpikir buruk tentang pernikahan. Bukankah kita hidup berdasarkan pemikiran kita? Apa yang kita pikir positif maka hasilnya akan baik-baik saja sedangkan apabila kita selalu mikir yang buruk maka tak perlu dijelaskan lagi bagaimana kedepannya… Tau sendiri lah…

Baiklah…kuharap dalam tempo sebulan ini akan ada perubahan dengan hatiku J amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar