Rabu, 29 Januari 2014

Pertanyaan hati



Rasa itu membuatku bingung… rasa itu membuat ku bimbang… rasa itu membuatku gelisah…
Apa yang tengah ku rasakan aku pun sebenarnya tak tau… ini hanya perasaan suka yg mengobsesi hidup ku??
Tapi ini real. Bukan Cuma sekedar rasa yang sebentar saja bisa hilang… aku benar-benar menyukai nya tapi kenapa hati cuman stuck di rasa ‘suka’ saja…?? Apa yang salah padaku?? Trus kemana perginya rasa sayang dan cinta yang dulu slalu aku rasakan? Kemana hilangnya rasa itu? Hilang ataukah sudah mati??
Bagaimana caraku untuk menumbuhkan rasa yang indah itu sementara aku seperti jasad dengan rok namun tanpa ada warna dihidupku.
Abu-abu… semua terlihat begitu samar, seolah kabut menutupi hatiku?? Aku ingin menjadi yang terbaik untuknya, menyerahkan seluruh hatiku dan cintaku hanya untuk dia yang kusuka tapi sampai sekarangpun takkan pernah berhasil dan kupikir kapan akan berhasil??
Aku mencari sesuatu yang dulu pernah aku rasakan. Aku mencari makna dari sebuah komitmen. Aku mencari jawaban atas diriku sendiri…
Aku yang sudah lelah untuk berjalan bersama cinta yang mengiringi ku namun akhirnya cinta itu jua lah yang meninggalkan ku
Sebaik apapun aku menjadi seorang wanita agar dipertahankan orang yang kusayang ternyata hanya sia-sia. Kabut itu semakin tebal ketika aku mengingat semua tentang kita. Semakin pedih ketika ku harus menerima kenyataan dan semakin jelas ketika aku berusaha melupakan.
Kutak ingin orang yang sama kembali dikehidupanku. Orang yang sama sudah menyakitiku dengan jelasnya. Sudah menyia-nyiakanku demi wanita lain. Orang yang sudah mengecewakanku dan keluargaku.
Sakit ini takkan pernah bisa hilang dalam waktu sekejap. Sakit itu terlalu menyesak didada ketika harus kusimpan rapat didalam hati. Sakit ini takkan pernah bisa terobati.
Aku hanya menginginkan aku yang dulu, bukan aku yang sekarang. Aku menginginkan kehidupan ku yang penuh cinta seperti di dongeng. Kehidupan bahagia seperti Cinderella yang diangkat derajatnya oleh pangeran. Bukan seperti putri duyung yang harus menghilang ditelan buih lautan.
Kadang orang yang sangat kita cintai adalah orang yang sangat menyakiti kita.
Sampai detik ini aku masih belum bisa membaca isi hatiku. Apa mauku. Apa tujuanku. Dimana cintaku?
Semuanya… hanya waktu yang bisa menjawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar