Rasa itu membuatku bingung… rasa itu membuat
ku bimbang… rasa itu membuatku gelisah…
Apa yang tengah ku rasakan aku pun sebenarnya
tak tau… ini hanya perasaan suka yg mengobsesi hidup ku??
Tapi ini real. Bukan Cuma sekedar rasa yang
sebentar saja bisa hilang… aku benar-benar menyukai nya tapi kenapa hati cuman
stuck di rasa ‘suka’ saja…?? Apa yang salah padaku?? Trus kemana perginya rasa sayang
dan cinta yang dulu slalu aku rasakan? Kemana hilangnya rasa itu? Hilang ataukah
sudah mati??
Bagaimana caraku untuk menumbuhkan rasa yang
indah itu sementara aku seperti jasad dengan rok namun tanpa ada warna
dihidupku.
Abu-abu… semua terlihat begitu samar, seolah
kabut menutupi hatiku?? Aku ingin menjadi yang terbaik untuknya, menyerahkan
seluruh hatiku dan cintaku hanya untuk dia yang kusuka tapi sampai sekarangpun
takkan pernah berhasil dan kupikir kapan akan berhasil??
Aku mencari sesuatu yang dulu pernah aku
rasakan. Aku mencari makna dari sebuah komitmen. Aku mencari jawaban atas
diriku sendiri…
Aku yang sudah lelah untuk berjalan bersama
cinta yang mengiringi ku namun akhirnya cinta itu jua lah yang meninggalkan ku
Sebaik apapun aku menjadi seorang wanita agar
dipertahankan orang yang kusayang ternyata hanya sia-sia. Kabut itu semakin
tebal ketika aku mengingat semua tentang kita. Semakin pedih ketika ku harus
menerima kenyataan dan semakin jelas ketika aku berusaha melupakan.
Kutak ingin orang yang sama kembali
dikehidupanku. Orang yang sama sudah menyakitiku dengan jelasnya. Sudah menyia-nyiakanku
demi wanita lain. Orang yang sudah mengecewakanku dan keluargaku.
Sakit ini takkan pernah bisa hilang dalam
waktu sekejap. Sakit itu terlalu menyesak didada ketika harus kusimpan rapat
didalam hati. Sakit ini takkan pernah bisa terobati.
Aku hanya menginginkan aku yang dulu, bukan
aku yang sekarang. Aku menginginkan kehidupan ku yang penuh cinta seperti di
dongeng. Kehidupan bahagia seperti Cinderella yang diangkat derajatnya oleh
pangeran. Bukan seperti putri duyung yang harus menghilang ditelan buih lautan.
Kadang orang yang sangat kita cintai adalah
orang yang sangat menyakiti kita.
Sampai detik ini aku masih belum bisa membaca
isi hatiku. Apa mauku. Apa tujuanku. Dimana cintaku?
Semuanya… hanya waktu yang bisa menjawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar