Minggu, 02 Februari 2014

Tahu Diri



Pagi ini tak ada semangat sedikitpun. Hari ini dan mungkin beberapa hari kedepan perasaan ini tetap sama ‘MONOTON’
Pertanyaan  yang masih belum bisa aku jawab sampai sekarang tentang masalah hati… mungkin kita tidak bisa bicarakan masalah hati karena tak ada satupun yang akan mengerti. Cukup dirasakan dan yang aku rasakan sekarang seperti hati yang memiliki ruang hampa! Kosong!!!
Semakin lelah rasanya menghadapi semuanya. Bahkan mungkin untuk tersenyum pun tak mampu…
Kenapa dia datang lagi disaat hatiku mulai tersentuh oleh orang yang dekat denganku. Upayaku yang slalu menghindarimu kini tak bisa lagi ketika kulihat kamu tepat berdiri didepanku.
Bersamamu. Disampingmu. Dua orang yang sama namun cerita hidup yang tak lagi sama…
Aku memiliki dia… dan kamu memilikinya…
Pertanda apakah ini?? Apa ini permainan tuhan atau memang permainanku sendiri dan akhirnya aku sendiri yang terjebak dengan permainan konyol dan bodoh ini??
Kenapa harus ada pertemuan lagi ketika kita sudah menemukan seseorang yang bisa membuat kita bahagia?? Kenapa harus ada cerita yang diputar kembali meskipun kita tak bersama.
Apakah bodoh ketika kita bersama namun kita menceritakan pasangan masing-masing?
Kalian bisa bertanya padaku, apa yang aku rasakan ketika mendengar segala ceritamu tentang gadis manis berjilbab itu?? Jawabku… Biasa saja
Tak ada kata yang bikin nusuk hatiku atau bikin dadaku nyesek. Biasa… seperti kamu sudah menjadi temanku. Dan malahan aku bercerita bagaimana bangganya aku memiliki dia yang sekarang bersamaku. Tak ada beban ketika bercerita tentang pasangan masing-masing. Hanya saja aku merasa kita sudah melakukan hal yang bodoh dengan cara bertemu kembali dan kuharap cerita ini takkan jadi panjang. Kamu tetaplah bersama nya begitupun aku.
Tak ada sedetikpun kami membicarakan masalah hati. Seolah seperti dua orang sahabat yang lama tidak pernah bertemu. Bercerita kehidupan baru.
Kusampaikan padanya… Hatiku tak bisa menentukan dengan siapa aku akan menikah. Hanya saja aku akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencari orang yang tepat.
Dan kusampaikan ini pada hatiku sendiri… Kenapa hatiku seperti ini? Aku tak mencintai siapapun, entah kamu, dia atau siapapun. Semuanya HAMPA!!! Ruang kosong  yang mungkin takkan pernah terisi lagi…
Terakhir kuminta padamu. Permohonan seumur  hidup. PERGILAH dan MENGHILANGLAH!!!

Tahu Diri – Maudy Ayunda
Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini
Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini
Sakitnya menusuki jantung ini
Melawan cinta yang ada di hati
Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi
Bye selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu
Lebih baik kau tiada di sini
Sungguh tak mudah bagiku
Menghentikan segala khayalan gila Jika kau ada dan ku cuma bisa
Meradang menjadi yang di sisimu
 Membenci nasibku yang tak berubah
Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi
Berkali-kali kau berkata kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku telah berjanji menyerah
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah Pergilah, menghilang sajalah
 Pergilah, menghilang sajalah lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar